Senin, 12 Maret 2012

Tumbuh Optimal Anak Petualang

ANAK Anda gemar melakukan aktivitas di luar ruang? Kalau iya, ayo beri dia dukungan. Jenis kegiatan yang menumbuhkan jiwa petualang si kecil sangat besar loh manfaatnya untuk perkembangannya.

Petualangan kerap diidentikkan dengan kegiatan outdoor atau di tengah alam terbuka. Mendaki bukit, meniti jembatan, atau memanjat rumah pohon adalah sebagian kecil aktivitas yang kerap dikaitkan dengan kegiatan petualangan. Tidak salah memang, mengingat kegiatan tersebut sangat menantang dan kerap dilakukan di luar rumah. Meski demikian, berpetualang sejatinya tak harus selalu dilakukan di alam terbuka. Petualangan harus dimaknai sebagai kegiatan yang seru dan melibatkan pancaindra anak. Karena itu, petualangan juga dapat dilakukan di dalam rumah, terutama untuk para bayi usia tiga tahun (batita) yang lingkungannya masih terbatas di tempat tinggal dan orang-orang terdekat.

“Petualangan dapat dilakukan di rumah, misalnya dengan menciptakan area hunian sebagai tempat eksplorasi yang mengasyikkan sambil melakukan permainan yang bernuansa petualangan. Bahkan, anak dapat berpetualang dengan imajinasinya. Misalnya dengan menggambarkan ide atau cerita petualangan, membuat komik tentang petualangan, dan sebagainya,” kata psikolog keluarga Fabiola P Setiawan.

Namun, menurut Fabiola, kegiatan tersebut perlu ditunjang wawasan dan pengalaman anak tentang petualangan. Hal ini bisa diperoleh melalui buku atau mengikuti aktivitas yang erat kaitannya dengan petualangan, misalkan kegiatan Pramuka di sekolah.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari petualangan. Perkembangan anak pun bisa berjalan optimal bila kerap mengikuti kegiatan petualangan. Tentu dengan catatan, orangtua tetap memperhatikan faktor kesiapan dan keamanan kegiatan tersebut. Begitu besar manfaat petualang bagi proses perkembangan anak mendorong PT Putra Taro Paloma yang memproduksi brand snack Taro mengangkat tema ini sebagai kampanyenya.

Dengan tajuk “Ayo Berpetualang”, Taro ingin mengajak anak usia 6-12 tahun untuk melakukan kegiatan yang bisa membuka wawasan dan meningkatkan daya kreasi sehingga terbentuk karakter positif, seperti sehat, cerdas, tangguh, berbudi, pandai bergaul, dan peduli terhadap alam.

“Kami mengangkat tema petualangan karena menurut banyak ahli, berpetualang merupakan kegiatan yang paling memberikan manfaat untuk perkembangan anak. Hanya kegiatan ini yang memungkinkan seluruh alat indera berperan aktif. Dalam berpetualang, anak bisa melihat, mendengar, mencium aroma alam, dan merasakan embusan angin,” kata Promotion Manager PT Putra Taro Paloma Aletta Leswara.

Tujuan untuk membentuk karakter positif anak diupayakan melalui penciptaan karakter Taro Boy, yang bersama “temannya”, seekor primata surili jawayang hampir punah bernama Pota, selalu melakukan petualangan. Menurut Aletta, Taro Boy adalah anak laki-laki usia sekolah dasar. Karakternya sehat karena senang beraktivitas di alam bebas, selalu cuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan diri, dan makan empat sehat lima sempurna.

“Dia juga cerdas, dalam arti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berwawasan luas, dan banyak bertanya.

Dia tangguh, tidak mudah putus asa, giat berusaha, dan selalu ingin mencapai keberhasilan. Karakter positif itu semakin lengkap karena Taro Boy juga berbudi, dalam arti sopan, mengerti norma, dan peduli alam,” sebut Aletta. Karakter tersebut, lanjut Aletta, didapat setelah merangkum pendapat tokoh psikologi anak Elizabeth Hurlock tentang perkembangan anak-anak usia akhir.

Anak usia tersebut diharapkan mampu menguasai tugas akademik di sekolah, bisa bergaul dengan teman sebaya, serta sudah memahami moral dan norma masyarakat.

“Selain itu, menurut teori-teori pendidikan anak, di antaranya Piaget, pada usia sekolah dasar, terutama setelah kelas 4, seorang anak diharapkan mulai menumbuhkan rasa percaya diri yang diperoleh dari keberhasilan menyelesaikan tugas-tugas, kreatif, dan inovatif karena mereka sudah mampu berpikir abstrak,” tutur Aletta.

Dalam kampanye Ayo Berpetualang ini, pihak Taro menghelat kegiatan berupa kunjungan ke pabrik Taro untuk mengedukasi anak-anak mengenai produksi makanan ringan (snack), petualangan wisata disertai tantangan berupa gameske tempat menarik, seperti penangkaran penyu, keajaiban alam,juga tempat yang mempunyai nilai sejarah dan budaya. Selain itu, ada Bus Petualangan Taro yang akan berkeliling ke sekolah-sekolah dan tempat berkumpul anak-anak sambil melakukan aktivitas yang bersifat kompetisi, permainan team building, dan kegiatan kreatif lainnya

okezone.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar